Minggu, 27 Januari 2013

Cermin Menatap Bayanganku


Cermin Menatap Bayanganku
Hari menggigil petangnya senja.
Kau mengayunkan pendulung biji baja.
Seraya kau anggap dirimu bijak, dasar pembajak.
Aku tahu kau manik-manik mati.
Tapi aku tahu busukmu.
Busuk wujud yang tak pernah bersujud.
Si hitam kembarku mengadu merdu.
Di tapak kakiku, syahdan senja.
Menyerap cahaya surya sepuasnya.
Sepejam mata lalu 
Ku hujam bibir cermin pencibir
Ku rajam mata cermin penghina
Ku pasak telinga cermin penista sepersekian detik itu jua mengucur merah dari ranahnya dan beling kaca berserang tepat dibawahnya.
5 Gudang Ilmu: Cermin Menatap Bayanganku Cermin Menatap Bayanganku Hari menggigil petangnya senja. Kau mengayunkan pendulung biji baja. Seraya kau anggap dirimu bijak, dasa...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >